Belajar Dari Anak Buta

ada titipan pesan moral dari teman nieh, langsung aja saya posting disini. mudah-mudahan dapat menggugah hati kita. bagus buat pelajaran hidup kita.
Seorang anak laki-laki tunanetra duduk di tangga sebuah bangunan dengan sebuah topi terletak di dekat kakinya. Ia mengangkat sebuah papan yang bertuliskan: 'Saya buta, tolong saya.' Hanya ada beberapa keping uang di dalam topi itu.
Seorang pria berjalan melewati tempat anak ini. Ia mengambil beberapa keping uang dari sakunya dan menjatuhkannya ke dalam topi itu. Lalu ia mengambil papan, membaliknya dan menulis beberapa kata. Pria ini menaruh papan itu kembali sehingga orang yang lalu lalang dapat melihat apa yang ia baru tulis.
Segera sesudahnya, topi itu pun terisi penuh. Semakin banyak orang memberi uang ke anak tunanetra ini. Sore itu pria yang telah mengubah kata-kata di papan tersebut datang untuk melihat perkembangan yang terjadi. Anak ini mengenali langkah kakinya dan bertanya, 'Apakah Bapak yang telah mengubah tulisan di papanku tadi pagi? Apa yang Bapak tulis?'

Pria itu berkata, 'Saya hanya menuliskan sebuah kebenaran. Saya menyampaikan apa yang kamu tulis dengan cara yang berbeda.' Apa yang ia tulis adalah: 'Hari ini adalah hari yang indah dan saya tidak bisa melihatnya.'
Bukankah tulisan yang pertama dengan yang kedua sebenarnya sama saja?

Tentu arti kedua tulisan itu sama, yaitu bahwa anak itu buta. Tetapi, tulisan yang pertama hanya mengatakan bahwa anak itu buta. Sedangkan, tulisan yang kedua mengatakan kepada orang-orang bahwa mereka sangatlah beruntung bahwa mereka dapat melihat.. Apakah kita perlu terkejut melihat tulisan yang kedua lebih efektif?

Moral dari cerita ini:
Bersyukurlah untuk segala yang kau miliki. Jadilah KREATIF. Jadilah INOVATIF. Berpikirlah dari sudut pandang yang BERBEDA dan POSITIF. Jangan menjadikan kekurangan sebagai kelemahanmu, tapi jadikanlah kekurangan itu sebagai kekuatanmu..


Cetak Halaman Ini

13 comments:

  1. benertu bisa di bilang kata harfiah lebih mengena di hati dari pada kata fisikkli...bener ngak mas ...gayanya sok dewasa nih heheheheh lam kenal

    ReplyDelete
  2. Mantap bang,,, salut deh..

    ReplyDelete
  3. Sangat bermanfaat dan memberikan renungan bagi kita. Terima kasih sudah berbagi mas...sukses selalu :)

    ReplyDelete
  4. Belajar lagi deh dari blog ini. Thx yah. Mas Erwin emang top

    ReplyDelete
  5. nongkorong,. dlu ahh,. sambil, baca, baca,.,

    ReplyDelete
  6. Bersyukurlah untuk segala yang kau miliki. Jadilah KREATIF. Jadilah INOVATIF. Berpikirlah dari sudut pandang yang BERBEDA dan POSITIF. Jangan menjadikan kekurangan sebagai kelemahanmu, tapi jadikanlah kekurangan itu sebagai kekuatanmu.

    ----------------------

    SETUJU BANG....

    ReplyDelete
  7. geleng-geleng kepala saya bacanya.
    luarbiasa!
    thx for sharing!

    ReplyDelete
  8. @ yanuar catur rasmana
    trims sob
    @ goo_blog
    wehehe bener tu..kita kan sama2 dewasa..:)
    @ dollarhunter
    terimakasih
    @ bang arie
    terima kasih kembali mas..semoga bermanfaat
    @ uke poet
    sama-sama..jangan bosen2 mampir
    @ imamgazpada
    maaf ga disediain kopi buat nongkrong..:)
    @ mbah kuriman
    sip deh
    @ usaha sampingan
    terima kasih kembali

    ReplyDelete
  9. Wah betul juga sob, kadang emang kita gak bersyukur padahal dah dikasih mata, dikasih anggota tubuh yang lengkap, tapi masih aja sering mengeluh :(

    Makasih artikelnya sob :)

    Regards,
    Ghustie Samosir
    www.hanyainfo.blogspot.com

    ReplyDelete
  10. @ ghustie samosir
    sama2 mas.. kita bisa belajar untuk bersyukur karena masih banyak yang kekurangan daripada kita..:)

    ReplyDelete
  11. blogwalking, Nice dream today :D

    ReplyDelete
  12. @ fasha comeback again
    thank 4 you visit my blog..have a nice day

    ReplyDelete